Sesuai dengan janji saya, saya akan memposting artikel selanjutnya tentang jenis games berdasarkan klasifikasinya. Udah baca postingan saya sebelumnya tentang klasifikasi games berdasarkan platform-nya? Nah ini dia kelanjutan dari postingan sebelumnya.
Untuk postingan kali ini saya akan membahas tentang jenis-jenis games berdasarkan 'genre' permainannya. Biar lebih jelas langsung saja disimak yaa penjelasan berikut ini. :)
GAMES BERDASARKAN 'GENRE' PERMAINANNYA
• RTS (Real Time Strategy)
Real Time Strategy adalah genre suatu permainan komputer yang memiliki ciri khas berupa permainan perang yang tiap pemainnya memiliki suatu negara, negara tersebut di kelola dalam hal pengumpulan sumberdaya (alam, manusia, ekonomi), pengaturan strategi pasukan-pasukan tempur, diplomasi dengan negara tetanga, peningkatan ekonomi, pengembangan keyakinan, pengembangan pendidikan dari negara primitif menuju peradaban modern. RTS dibedakan dari turn-based strategy dimana dalam RTS permainan tidak mengenal giliran. Setiap pemain dapat mengatur/memerintah pasukannya dalam waktu apapun. Dalam RTS, tema permainan dapat berupa sejarah (misalnya seri Age of Empires), fantasi (misalnya Warcraft) dan fiksi ilmiah (misalnya Star Wars).
Ex : Age of Empire, Empire Earth, Command and Conquers
• FPS (First Person Shooter)
Jenis permainan tembak-menembak dengan tampilan pada layar pemain adalah sudut pandang tokoh karakter yang dimainkan, tiap tokoh karakter mempunyai kemampuan yang berbeda-beda dalam tingkat akurasi menembak, reflek menembak,dll. Permainan ini dapat melibatkan banyak orang. Permainan ini bisa berupa misi melumpuhkan penjahat maupun alien, kadang juga sejumlah pemain dibagi beberapa tim yang bertugas melumpuhkan tim lainnya, sebelum dilumpuhkan. Ciri utama lain adalah penggunaan senjata genggam jarak jauh.
Ex : Counter-Strike, Call of Duty, Medal of Honor, Ghost Recon.

• RPG (Role Playing Game)
Adalah sebuah permainan yang para pemainnya memainkan peran tokoh-tokoh khayalan dan berkolaborasi untuk merajut sebuah cerita bersama. Para pemain memilih aksi tokok-tokoh mereka berdasarkan karakteristik tokoh tersebut, dan keberhasilan aksi mereka tergantung dari sistem peraturan permainan yang telah ditentukan. Asal tetap mengikuti peraturan yang ditetapkan, para pemain bisa berimprovisasi membentuk arah dan hasil akhir permainan ini.
Dalam sebuah permainan RPG, jarang ada yang “kalah” atau “menang”. Ini membuat permain RPG berbeda dari jenis permainan papan lainnya seperti Monopoli atau Ular Tangga, permainan kartu, olah raga, dan permainan lainnya. Seperti sebuah novel atau film, permainan RPG mempunyai daya tarik karena permainan-permainan ini mengajak para pemain untuk menggunakan imajinasi mereka. RPG biasa lebih mengarah ke kolaborasi sosial daripada kompetisi. Pada umumnya dalam RPG, para pemain tergabung dalam satu kelompok.
Ada 2 jenis game RPG, antara lain :
- LARP (Live-Action Role-Playing)
Permainan RPG di mana para pemain bisa melakukan gerakan fisik tokohnya oleh si pemain sendiri, biasanya para pemain memakai kostum dan menggunakan alat-alat yang sesuai dengan tokoh, dunia dan cerita yang dia mainkan.
Ex : Nero LARP South West Virginia


- MMORPG (Massively Multiplayer Online Role-Playing Game)
adalah permainan role-playing game (RPG) yang melibatkan ribuan pemain untuk bermain bersama dalam dunia maya yang terus berkembang pada saat yang sama melalui media internet dan jaringan.
Ex : The Lord of the Rings Online, Final Fantasy Online, Ragnarok Online (RO), World of Warcraft(Wow), Lineage, Cabal.


• Life Simulation Games
Permainan simulasi kehidupan ini meliputi kegiatan individu dalam sebuah tokoh karakter. Dalam memainakn tokoh karakter tersebut pemain bertanggung jawab atas inteligen serta kemampuan fisik dari tokohnya tersebut. Tokoh karakter tersebut memerlukan kebutuhan layaknya manusia seperti kegiatan belajar, bekerja, belanja, bersosialisasi, memelihara hewan, memelihara lingkungan dan lain-lain. Lawan mainnya bisa berupa pemain lain yang memainkan karakter sebagai tetangga maupun komputer dengan kecerdasan buatan tingkat tinggi.
Ex : SimLife, Second Life.


• Construction and Management Simulation Games
Permainan yang mensimulasikan proyek membangun sebuah kota, pemain di haruskan membangun sebuah kota lengkap dengan fasilitas public maupun fasilitas pemerintah seperti gedung, alat transportasi publik, taman, sekolah, rumah sakit, tempat beribadah, pabrik, bandara, stasiun, bank dan bangunan lainnya lainnya. saat membangun kota tersebut pemain juga harus memperhatikan sumber daya ekonomi, kenyamanan para penduduknya dalam beraktifitas yang mungkin terganggu saat pembuatan jembatan penyebrangan dan lain-lain.
Ex : SimCity, Caesar.


• Vehicle Simulation
Jenis permainan ini mensimulasi pengoperasian beberapa kendaraan, kendaraan bisa berupa pesawat terbang, pesawat tempur, kereta, kendaraan perang, maupun kendaraan konstruksi.
Ex : FlightGear, Tram, Orbiter, Flight Simulator.


• Action Game
Permainan jenis ini sangat berkaitan dengan tantangan fisik, seperti ketangkasan, reflek dari pemain. Dalam permainan ini pemain mengendalikan seorang tokoh karakter, tokoh karakter yang dimainkan bisa dihadapkan dengan tokoh karakter lain yang bertarung berhadapan bisa juga menjalankan sebuah misi yang banyak rintangan, mengumpulkan objek tertentu, mengalahkan musuh, maupun menyelamatkan karakter lainnya.
Ex : Street Fighter, Mortal Combat, Tekken.


• Adventure Game
Permainan yang menggunakan tokoh karakter fiksi yang bertugas mengekplorasi memecahkan sebuah misteri atau kasus, memburu harta karun, maupun menyelamatkan tokoh karakter buatan. Banyak dari game ini diangkat dari sebuah novel populer maupun film biskop.
Ex : Harry Potter, The Lord of The Ring.


• Action-Adventure Game
Permainan bertualngan yang dikombinasikan dengan aksi bertarung, menghadapi rintangan maupun memecahkan teka-teki.
Ex : Tomb Raider, Indiana Jones, Grand Theft Auto (GTA).


• Manager Simulation
Permainan yang mensimulasikan menjadi seorang manager dalam sebuah klub sepakbola.
Ex : Championship Manager, Football Manager.


• Racing
Adalah salah satu jenis permainan yang bernuansakan balap kendaraan. Disini kita bisa mengontrol sendiri kendaraan yang kita miliki maupun kita bisa menongtrolnya bersama-sama dengan partner kita.
Ex : Crash Team Racing (CTR), Need For Speed, DIRT.


• Sport
Game bergenre ini bertemakan olahraga seperti pada umumnya, Kita dapat mengontrol manusia yang diibaratkan kita sendiri di dalam game tersebut. Yang membedakan adalah kita disini tidak benar-benar berolahraga, melainkan tokoh yang kita mainkanlah yang melakukan kegiatan tersebut.
Ex : Pro Evolution Soccer (PES), Winning Eleven, FIFA.

• Art
Game yang bergenre ini sangat jarang sekali ditemukan, dikarenakan mungkin masih kurang peminatnya. Sehingga masih kurang perusahaan pembuat game yang mengeluarkannya.
Ex : Pac Mondrian, Mario Bros


Demikianlah pembahasan singkat beberapa jenis games menurut Platform yang digunakannya. Mungkin itu saja yang saya jelaskan pada postingan saya kali ini, kurang lebihnya saya mohon maaf yaa. Semoga postingan saya ini dapat memberikan informasi yang berguna para blogger, khususnya bagi saya sendiri. Terima kasih. :)
Apa kabar para blogger? Udah lama juga yaa ternyata saya ga posting di blog saya ini. Maklum sibuk dengan aktivitas kuliah. Maaf yaa. Hehehe. :)
Kali ini saya akan posting artikel yang berhubungan dengan mata kuliah softskill saya lagi, yaitu Pengantar Teknologi Game. Nah jadi disini saya akan menjelaskan beberapa jenis games yang terbagi menurut klasifikasinya. Disimak langsung saja yaa.
GAMES BERDASARKAN JENIS PLATFORM YANG DIGUNAKAN
• Arcade games
Arcade games atau kalo di Indonesia sih sering di sebut dengan ding-dong, biasanya berada di daerah / tempat khusus dan memiliki box atau mesin yang memang khusus di design untuk jenis video games tertentu dan tidak jarang bahkan memiliki fitur yang dapat membuat pemainnya lebih merasa “masuk” dan “menikmati”, seperti pistol, kursi khusus, sensor gerakan, sensor injakkan dan stir mobil (beserta transmisinya tentunya).
• PC Games
PC games adalah video games yang dimainkan menggunakan Personal Computers.
• Console games
Console games adalah video games yang dimainkan menggunakan console tertentu, seperti Playstation 2, Playstation 3, XBOX 360, dan Nintendo Wii.
• Handheld games
Handheld games adalah video games yang dimainkan di console khusus video game yang dapat dibawa kemana-mana atau disebut juga dengan portable console, contohnya seperti Nintendo DS dan Sony PSP.
• Mobile games
Mobile games adalah video games yang dapat dimainkan atau khusus dimainkan untuk mobile phone atau PDA.
Demikianlah pembahasan singkat beberapa jenis games menurut Platform yang digunakannya. Mungkin itu saja yang saya jelaskan pada postingan saya kali ini, kurang lebihnya saya mohon maaf yaa. Semoga postingan saya ini dapat memberikan informasi yang berguna para blogger, khususnya bagi saya sendiri. Pada postingan selanjutnya saya akan kembali membahas jenis-jenis games, namun menurut klasifikasinya yang lain. Ditunggu saja yaa. :)
Tutorial Membuat Object Kamera dengan Menggunakan Blender - Part 3
Postingan kali ini merupakan lanjutan dari postingan sebelumnya. Pada postingan kali ini saya akan menampilkan video animasi 3D yang telah saya buat bersama dengan kelompok saya. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat langsung pada video dibawah ini.
Atau apabila anda ingin mendownload video ini, anda dapat mendownloadnya langsung dengan mengklik link dibawah ini.
Download Video Here
Demikianlah postingan saya kali ini tentang video pembuatan animasi 3D yang menjadi bagian dari tugas mata kuliah softskill saya. Mudah-mudahan apa yang saya sampaikan ini bisa menjadi bahan pembelajaran bagi kita semua. Terima Kasih.
Tutorial Membuat Object Kamera dengan Menggunakan Blender - Part 1
Postingan kali ini saya ingin memberikan sedikit informasi dan tutorial dalam membuat sebuah object Kamera dengan menggunakan Blender. Postingan ini menjadi bagian dari tugas mata kuliah softskill saya dalam membuat animasi 3D. Nah di Part 1 ini saya hanya akan membahas gimana cara membuat object Kamera tersebut. Berikut adalah langkah-langkahnya.
Untuk membuat object Kamera pada Blender, menggunakan beberapa Mesh yang akan membentuk kesatuan dari Kamera itu. Langkah pertama yang harus kita lakukan adalah membuat Lensa dari kamera yang akan kita buat. Kita buat dari sebuah Circle seperti dibawah ini :
Diatas ini cara kita memasukan circle ke dalam layer. Pilih add -> Mesh -> Circle, maka setelah kita pilih akan menghasilkan gambar dibawah ini.
Setelah itu kita akan mulai membentuk kameranya dengan memainkan extrude dan scale, kedua perintah itu dapat kita gunakan dengan menekan tombol E dan S.
Diatas kita gunakan extrude untuk menaikan circle ke posisi lebih tinggi, setelah itu kita akan menscale atau mengecilkan bagian atas dari circle ini dengan menggunakan perintah S. dan akan menghasilkan gambar seperti dibawah ini :
Setelah membuat gambar diatas kita akan bentuk bagian atas untuk menyelesaikan pembuatan Lensa ini sehingga kita dapat menggabungkannya dengan body kamera yang akan kita buat setelah ini. Apabila Lensa telah selesai kita buat maka akan menghasilkan seperti ini :
Langkah selanjutnya adalah membuat body dari kamera, langkah pertama yang harus kita lakukan adalah menambahkan object Cube pada Blendernya. Setelah kita masukkan kita setting ukuran dari cube tersebut dengan menggunakan Scale dan tarik vertexnya. Seperti dibawah ini :
Lalu kita set juga panjang dan lebar agar dapat dilihat lebih menarik kamera yang kita buat. Dan hasilnya seperti dibawah ini :
Setelah itu kita akan membuat beberapa bagian dari kamera yang kita buat yaitu layar, sudut pandang dari kamera dan tombol untuk memotret object dari sebuah kamera. Untuk membuat bagian layar dari camera kita akan buat dari sebuah cube juga yang akan dibuat lebar dan tipis sehingga dapat kita bentuk seperti layar, langkah-langkahnya seperti dibawah ini :
Setelah itu kita extrude dan scale kearah dalam dari kotaknya dan kita lakukan pada bagian atas dari kotak tersebut dan hasilnya seperti dibawah ini :
Setelah kita lakukan langkah diatas, maka langkah selanjutnya yang harus kita lakukan adalah mengextrude kembali bagian atas menuju kedalam dari kotaknya sehingga menjadi seperti dibawah ini :
Dapat kita lihat diatas gambar jadi dari layar untuk kamera yang kita buat, setelah itu kita akan membuat sudut pandang dari kamera dengan cara menscale ulang layarnya menjadi kecil dan hasilnya akan menjadi seperti ini :
Setelah kita selesai membuat beberapa bagian tersebut kita akan membuat tombol untuk kamera ini dengan cara membuatnya dari tube yang discale mejadi ukuran yang lebih kecil sehingga dapat kita padukan dengan body dari kamera seperti dibawah ini :
Setelah dibuat kita akan menscalenya sehingga menjadi seperti dibawah ini :
Kemudian selanjutnya adalah membuat kaca flash dari kamera. Langkah pertama yang harus kita lakukan adalah menambahkan object Cube pada Blendernya sebagai rumah untuk flash kamera. Setelah kita masukkan kita setting ukuran dari cube tersebut dengan menggunakan Scale dan tarik vertexnya.
Setelah itu buat object Cube lagi dengan ukuran yang lebih kecil. yang digunakan sebagai kaca flash kamera. Contoh pembuatan rumah dan kaca flash kamera dapat dilihat seperti gambar dibawah ini :
Lalu kita set juga panjang dan lebar agar dapat dilihat lebih menarik kamera yang kita buat. Dan hasilnya seperti dibawah ini :
Untuk object Cube yang sebagai kaca flash kamera, buat object tersebut menjadi terlihat seperti kaca dengan memilih menu Transparency dan diatur besarnya Alpha, Specular dan Amount-nya sesuai dengan keinginan kita.
Pembuatan object selanjutnya adalah membuat kaca dari lensa kamera. Pertama, kita harus membuat object Tube yang discale mejadi ukuran yang lebih kecil sehingga dapat kita padukan dengan object Lensa kamera yang telah kita buat sebelumnya seperti dibawah ini :
Setelah dibuat kita akan menscalenya sehingga menjadi seperti dibawah ini :
Kemudian kita ubah object tersebut agar terlihat seperti kaca Lensa dengan memilih menu Transparency dan diatur besarnya Alpha, Specular dan Amount-nya sesuai dengan keinginan kita.
Dan setelah semua bagian selesai maka langkah selanjutnya adalah menggabungkannya menjadi kesatuan utuh dari sebuah kamera, maka akan jadi seperti gambar dibawah ini :
Nah sekarang saya mau posting lagi nih. Postingan kali ini tentang kegiatan apa saja (diluar perkuliahan) yang sudah pernah saya ikuti. Yaa bisa dibilang seperti kegiatan untuk mengasah softskill gitu deh. Berikut saya jabarkan daftar kegiatan softskill yang sudah pernah saya ikuti selama ini.
Seminar :
1. "SMS Gateway" pada tanggal 10 November 2009 (held by HIMTI Universitas Gunadarma)
2. "Open Solaris : Technology Update" pada tanggal 16 November 2009 (held by Universitas Gunadarma)
3. "Continuous Security in Preventing Modern Crime" pada tanggal 4 Februari 2010 (held by Universitas Gunadarma)
4. "UG Mind Sport" pada tanggal 16 Februari 2010 (held by Universitas Gunadarma)
5. "KOMPRES 2010" pada tanggal 28 Desember 2010 (held by Universitas Gunadarma)
Workshop : -
Kursus : -
Kegiatan Lain :
1. Asisten Laboratorium Informatika Universitas Gunadarma
2. Seleksi Peserta Finalis KOMPRES 2010 kategori 3D Animation
Untuk kegiatan Workshop sama Kursus saya belum pernah ikuti dikarenakan belum menemukan jadwal yang tepat. InsyaALLAH saya berencana ingin mengambil Workshop dan Kursus di semester 6 atau semester 7 nanti.
Segitu aja deh untuk postingan saya kali ini. Apabila ada kekurangan saya mohon maaf. Saya minta do'anya mudah-mudahan saya bisa cepat-cepat mengambil Workshop dan Kursus serta lulus dalam sidang PI saya semester depan. Amin.
Sumber: film-animasi.blogspot.com
Genre : Drama action
Produksi : Blender Institute Production
Sutradara : Colin Levy
Pengisi suara : Halina Reijn,Tom Aoffman
Tanggal rilis : 17 September 2010
Durasi : 15 menit
Film animasi pendek ini dibuat dengan program Blender 3D yang bisa didownload secara gratis (open source). Dengan demikian film ini juga bisa didapat dengan gratis karena film ini digunakan oleh perusahaan pembuat program Blender 3D yaitu Blender Foundation yang berpusat di Belanda untuk memperkenalkan produknya.
Film animasi ini durasinya memang sangat singkat yaitu hanya 15 menit tapi ceritanya cukup mengharukan dan berkesan sangat dalam.
Film ini bercerita tentang seorang gadis remaja bernama Sintel yang menemukan seekor naga kecil yang terluka sayapnya sehingga tidak bisa terbang. Dengan penuh kasih saying, Sintel merawat luka naga kecil itu sehingga sembuh dan merekapun menjadi sepasang sahabat yang sangat akrab. Sintel memberi nama naga kecilnya itu Scales.
Tetapi pada suatu hari ketika Sintel sedang berjalan-jalan dengan Scales tiba-tiba datang seekor naga besar yang menculik Scales. Sintel tidak bisa berbuat apa-apa karena naga besar itu langsung terbang dan membawa pergi Scales..
Demi rasa sayangnya kepada Scales, Sintel nekad mencari Scales di puncak gunung yang bersalju. Berbagai halangan harus dihadapi Sintel yaitu serangan binatang buas dan perampok tetapi Sintel mampu menghadapinya.
Tetapi karena kelelahan, Sintel akhirnya pingsan.
Untunglah Sintel diselamatkan oleh seorang kakek. Sebelum Sintel meninggalkan Sang Kakek untuk meneruskan perjalannya mencari Scales, Sang Kakek sempat memberi bekal kepada Sintel yaitu sebuah senjata tombak.
Setelah melalui perjalanan panjang akhirnya Sintel berhasi menemukan gua tempat tinggal naga. Di gua itu Sintel menemukan 2 ekor naga yaitu seekor naga kecil yang kelihatannya adalah Scales dan seekor naga besar yang kelihatannya adalah naga yang menculik Scales.
Tetapi betapa hancur hati Sintel setelah mengetahui siapa sebenarnya naga besar yang telah dibunuhnya, siapakah dia? Saya persilahkan untuk menonton sendiri filmnya yang sudah saya sediakan di blog ini.
Akhirnya saya bisa kembali posting tulisan di blog saya ini. Untuk kali ini saya akan memposting artikel untuk melengkapi tugas kuliah untuk mata kuliah Softskill saya. Pada mata kulaih Softskill ini saya mendapat tugas untuk membuat sebuah animasi 3 dimensi (3D) dalam bentuk seperti sebuah iklan tentang kampus saya. Pembuatan animasi 3D ini menggunakan aplikasi yang bernama Blender. Blender merupaka sebuah aplikasi permodelan grafis 3D yang bersifat open source. Nah disini saya ingin menjelaskan sedikit tentang sejarah dan perkembangan aplikasi Blender ini.
Sejarah dan perkembangan Blender dimulai pada tahun 1988 saat Ton Roosendaal mendanai sebuah perusahaan yang bergerak dibidang animasi yang bernama NeoGeo. NeoGeo selanjutnya berkembang pesat sehingga menjadi sebuah perusahaan animasi terbesar di Belanda dan menjadi salah satu perusahaan animasi terdepan di Eropa lhoo. Ton Roosendaal ini sendiri selain bertanggung jawab sebagai art director, dia juga bertanggung jawab atas pengembangan software internal.
Setelah melalui masa pengembangan yang cukup panjang, akhirnya pada tahun 1995 dirilis lah sebuah software yang dinamakan Blender. Setelah dilakukan penelitian, ternyata Blender memiliki potensi untuk dapat digunakan oleh artis–artis diluar NeoGeo. Selang beberapa tahun kemudian atau lebih tepatnya pada tahun 1998, Ton mendirikan sebuah perusahaan yang bernama Not a Number (NaN). Perusahaan ini didirikan dengan tujuan untuk mengembangkan dan memasarkan Blender ini lebih jauh lagi. Cita–cita dari NaN ini sendiri adalah untuk menciptakan sebuah software animasi 3D yang padat, cross platform yang gratis dan dapat digunakan oleh masyarakat komputer yang umum.
Akan tetapi, ambisi NaN ini tidak sesuai dengan kenyataan pasar yang ada pada saat itu. Kemudian pada tahun 2001, dilakukan perombakan pada perusahaan NaN tersebut yang selanjutnya dibentuk ulang menjadi sebuah perusahaan yang lebih kecil. NaN kemudian meluncurkan software komersial pertamanya yang diberi nama, Blender Publisher. Sasaran pasar yang utama untuk software ini sendiri adalah untuk pasar web 3D interaktif. Oleh karena angka penjualan yang rendah serta iklim ekonomi yang tidak menguntungkan pada saat itu, akhirnya perusahaan NaN ini ditutup. Penutupan perusahaan ini juga termasuk dengan penghentian terhadap pengembangan aplikasi Blender itu sendiri.
Karena tidak ingin Blender hilang seperti ditelan waktu begitu saja, Ton Roosendaal kemudian mendirikan lagi sebuah organisasi non-profit yang bernama Blender Foundation. Tujuan utama dari Blender Foundation adalah untuk terus mempromosikan dan mengembangkan Blender sebagai sebuah proyek open source. Dan pada tahun 2002, Blender dirilis kembali dibawah syarat–syarat dari GNU General Public License. Pengembangan aplikasi Blender akhirnya terus berlanjut hingga saat ini.
Demikianlah sejarah dan perkembangan singkat dari Blender yang akhirnya berkembang menjadi sebuah aplikasi berbasis open source. Oh iyaa, pada tahun 2010 kemarin ada sebuah film pendek yang dibuat dengan menggunakan aplikasi Blender lhoo. Judul film tersebut adalah Sintel. Saya akan memberikan sedikit sinopsis film tersebut pada postingan saya selanjutnya. Mungkin itu saja yang dapat saya jabarkan, kurang lebihnya saya mohon maaf. Semoga informasi ini dapat berguna bagi kita semua, bagi saya sendiri khususnya. Terima Kasih.
News Feed
Blog Archive
Recent Post
Aboout Me
My Friend's Blog List
-
Baten Disease14 years ago
-
[ SHARE ] Pengnalan Forensik IT14 years ago
-
-
-
-



























